topmetro.news, Asahan – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos MSi membuka rapat koordinasi tehnis PKK Asahan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (16/7). Bupati mengingatkan agar OPD menjaga integritas dan menghindari praktik korupsi dalam menjalankan tugas. Terlebih saat ini Asahan masuk sebagai salah satu calon percontohan Kab/Kota anti korupsi oleh KPK. Mari kita jaga amanah ini dengan bekerja secara profesional, transparan dan akuntabel.
Tampak hadir Bupati Asahan, Asisten, Staf Ahli Bupati, OPD, Kabag, Camat, PKK Kabupaten, PKK Kecamatan, PKK Desa/Kelurahan.
Ketua PKK Asahan Ny Yusnila menyampaikan rakornis merupakan forum strategis untuk membangun koordinasi, komunikasi dan kolaborasi antara pengurus dengan perangkat daerah yang menjadi mitra kerja dalam menjalankan 10 program pokok PKK.
“Melalui rakornis ini, PKK mengevaluasi dan menyinergikan program dari tingkat pusat hingga desa serta semakin bersemangat melaksanakan 10 program pokok PKK sebagai bentuk partisipasi dalam membangun daerah”, kata Ny Yusnila.
“Implementasi 10 program pokok PKK yang meliputi pendidikan karakter, pola asuh anak di era digital hingga pemberdayaan keluarga menjadi kekuatan dalam menciptakan keluarga yang tangguh”, kata Ny Yusnila.
“Sejalan dengan hasil Rakernas PKK ke-X, fokus utama kita saat ini adalah menyukseskan rencana induk gerakan PKK serta memperkuat tata kelola kelembagaan di seluruh tingkatan”, kata Ny Yusnila.
Bupati Asahan menyampaikan rakornis PKK dilaksanakan setiap bulan sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antara PKK tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten agar berjalan secara terarah dan berkesinambungan
“Keberhasilan program PKK tidak terlepas dari dukungan OPD. Semua program PKK dapat berjalan apabila PKK dan OPD mampu bekerja sama dengan maksimal, karena setiap program PKK memiliki keterkaitan dengan OPD”, kata Bupati.
Reporter | Indra

